M A N A K A L A

0
226

Manakala hati mendulang angkara
Menyulam iri hasad dengki
Merajut ketamakan tak terkira
Sinar Mu meredup   
terhalang mendung syahwati

Manakala hati merengkuh nista
Menggapai dosa-dosa
Melumat habis santapan durga
Sinarmu hilang
terhalang hijab syirki

Na’udzubillah………

Terus…
aku harus bagaimana?

Aku butuh sinar Mu
Aku rindu sinar Mu
Tapi…kapan?

 

 

Karya : Wong gunung.  (Ky. Hasan Hambali).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here