LDNU Kendal Kirim Tiga Dai Ikuti Penguatan Kompetensi

0
295

Solo, pcnukendal.com – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Kendal mengirimkan tiga dai muda untuk mengikuti pelatihan kompetensi penceramah tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Selasa-Rabu (13-14/10) di Hotel Syariah Solo. Ketiga dai itu adalah HM.Munadhirin, M. Samsul Ulum, dan M. Umar Sahid.

Ketua PC LDNU Kendal, Moh. Muzakka Mussaif mengatakan pengiriman 3 delegasi itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensinya. Sebab, tantangan dakwah di era virtual ini sangat berat terutama dalam menghadapi dai-dai yang berlatar garis keras. “Saya ingin para dai NU tetap santun dan menyenangkan umat dalam berceramah,” ujarnya sambil tersenyum.

Acara dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Jateng, H. Mustain Ahmad. Sebelum membuka ia menyampaikan sambutan pembukaan. Disampaikan H. Mustain Ahmad, agama itu mengajarkan kedamaian, menjaga harmoni, dan memecahkan berbagai persoalan. “Agama itu solutip, tidak menimbulkan persoalan di masyarakat, terlebih konflik antar masyakat,” kata Kakanwil Kemenag Jateng.

Tak kurang dari 100 orang peserta yang terdiri atas delegasi ormas dan penyuluh agama mengikuti acara yang diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi penceramah dari aspek materi dan metodologinya.

Selama dua hari peserta banyak memperoleh materi dari beberapa narasumber dari Kanwil Kemenag, MUI Jateng, Kodam 4 Diponegoro, Kesbangpol Jateng, dan akademisi. Adapun materi yang disampaikan diantaranya adalah isu-isu aktual agama, peran tokoh agama untuk menjaga NKRI, strategi dakwah di era milenial, kebijakan pemerintah dalam pembangunan dan dakwah.

Materi yang beragam itu disampaikan secara langsung oleh narasumber dengan metode ceramah tanya jawab. Meskipun acara itu diselenggarakan dengan protokol kesehatan secara ketat, tetapi ada beberapa narasumber yang memilih menyampaikan materi dengan daring.

Salah satu peserta termuda delegasi LDNU Kendal, M. Samsul Ulum menilai kegiatan itu sangat bermanfaat dan menambah wawasan dalam berdakwah di era virtual seperti sekarangi. “Mudah-mudahan dengan tambahan ilmu ini dapat menjadi bekal dalam mengemban tugas sebagai penceramah agama di Kabupaten Kendal dan sekitarnya”, harap dai milenial itu. (HMM/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here