Lazisnu Karangsari Bantu Korban Kebakaran

0
150

Kendal, pcnukendal.com – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kelurahan Karangsari Kecamatan Kota Kendal memberikan sejumlah bantuan kepada Siti Juwariyah (27 th) dan suaminya Muhamad Fahrodin (25 th), warga RT 004 RW 001 Kelurahan Karangsari yang rumahnya terbakar pada Jumat (30/10) lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh PR NU Karangsari Supaat kepada korban pada Kamis (12/11). Didampingi pengurus Lazisnu, GP Ansor, dan Fatayat NU Karangsari, Supaat mengatakan bantuan berupa sejumlah uang tersebut merupakan wujud kepedulian NU Karangsari kepada masyarakat yang terkena musibah.

“Semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban korban kebakaran,” harapnya.

Menerima bantuan tersebut, Siti Juwariyah bersyukur dan berterima kasih kepada Lazisnu. Ia akan memanfaatkan bantuan itu untuk memperbaiki rumahnya yang terbakar. “Alhamdulillah, atas nama keluarga saya mengucapkan terima kasih, semoga bantuannya bermanfaat,” ucapnya.

Ketua Lazisnu Karangsari Istirokhah mengungkapkan, kepedulian Lazisnu tersebut merupakan perwujudan salah satu program Lazisnu yakni siaga bencana. Pihaknya telah bekerjasama dengan Lazisnu Kecamatan Kendal dalam menghimpun dana bantuan. Selama sepekan terhimpun dana sebesar Rp3.050.000,00 dari Lazisnu dan masyarakat.

“Terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah memberikan bantuan. Donasi masih kami buka, bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan dapat melalui Lazisnu diwilayah masing-masing,” ujarnya.

Istirokhah berharap program-program Lazisnu seperti kaleng sedekah dapat berkembang di wilayah Karangsari, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas.

Sementara Ketua Lazisnu Kecamatan Kendal Bayu Nugroho, menyampaikan turut prihatin atas musibah tersebut. Ia juga mengapresi kinerja pengurus Lazisnu Karangsari yang bergerak cepat membantu masyarakat yang terkena musibah kebakaran.

“Sekecil apapun bantuan tentu akan memberikan manfaat bagi penerimanya,” katanya kepada NU Kendal Online melalui sambungan telepon.

Sebagaimana penuturan korban, kebakaran diduga karena kelalaian suami Siti Juwariyah, Muhamad Fahrodin (25 th) yang menyalakan kompor gas kemudian lupa mematikannya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir lebih dari 25 juta rupiah. (Nia/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here