Lahirkan Kader Militan, IPNU-IPPNU Manggungmangu Plantungan Gelar Makesta

0
8

Plantungan, pcnukendal.com – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Manggungmangu Kecamatan Plantungan menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).

Makesta yang ke-4 ini diselenggarakan di SDN 2 Manggungmangu, Sabtu-Ahad (26-27/03). Adapun tema yang diusung adalah “Membentuk Kader Pelajar NU yang Militan untuk Keberlangsungan Organisasi NU dalam Mengukuhkan NKRI”.

Ketua IPPNU Ranting Manggungmangu, Desimatul Khoiriyah menjelaskan Makesta merupakan kaderisasi tahap pertama dalam IPNU-IPPNU. Melalui Makesta diharapkan akan lahir kader-kader yang mampu menghidupkan NU di tengah masyarakat. Karena badan otonom NU yang beranggotakan para pelajar ini merupakan generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara di masa mendatang.

“Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia sangatlah penting. Makesta dapat dijadikan sarana belajar dan meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan kemampuan berorganisasi, dan melatih kepemimpinan,” terang Desi.

Belajar tidak hanya di dalam kelas, dengan berorganisasi akan banyak pelajaran yang bisa diambil. Dengan bergabung dalam IPNU-IPPNU para pelajar akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang organisasi dan memahami ajaran ahlusunnah wal jamaah, lanjut Desi.

Ketua panita pelaksana Makesta, Diniati Ardila dalam laporannya menyampaikan kegiatan yang diikuti oleh 38 peserta ini dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan. Sesuai pedoman kaderisasi, peserta diberikan materi dasar untuk memperkuat pondasi ke-NU-an.

“Yakni meliputi ke-Aswaja-an, Ke-NU-an, ke-IPNU-IPPNU-an, Tradisi Keagamaan NU, keorganisasian, dan ditambahkan materi tentang ke-Indonesiaan,” terangnya.

Turut hadir, Kepala Desa Manggungmangu Sujarmono dan Ketua Ranting NU H. Surokhim. Dalam sambutannya, Kepala Desa Manggungmangu berharap para kader memiliki eksistensi dalam menjaga, merawat dan meneruskan estafet perjuangan organisasi NU.

“Semoga kegiatan ini dapat dijalankan dengan baik, menghasilkan kader yang militan, memiliki daya cipta yang lebih menarik, dan bisa mewarnai syiar-syaiar nilai-nilai NU,” tutur Kades Manggungmangu.

Selain itu, lanjutnya, IPNU-IPPNU harus bisa mandiri dan dapat mengukir prestasi dari sejarahnya sendiri. Dengan begitu, kita semua akan bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat, terutama kalangan pelajar.

Sementara, Ketua Ranting NU Manggungmangu, H. Surokhim dalam sambutannya berpesan para kader harus terus berproses dan berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama melalui IPNU dan IPPNU.

“Harus belajar mencintai Nahdatul Ulama, karena akan banyak manfaat yang kita dapat apabila kita ikut bersama ulama dan kiai,” tuturnya.

Ia juga meminta para pengurus IPNU dan IPPNU serius dalam mengelola potensi kader, sehingga dengan Makesta akan mampu menghasilkan kader NU yang militan dan berkualitas.

“Kader NU juga harus dilatih untuk kreatif, mandiri, dan produktif agar mampu mewujudkan kemandirian organisasi,” pungkasnya. (M. Radinalkhaq/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here