Lagu “Ya Ahlal Wathon” Harus Dinyanyikan Saat Acara Formal NU

0
60

y skj

Sukorejo pcnukendal.id. Lagu ya ahlal wathon atau yang sering disingkat yalal wathon gubahan KH. Abdul Wahab Hasbullah yang saat ini akan ditetapkan menjadi lagu nasional oleh Mensos Khofifah Indar Parawansa diminta di nyanyikan di acara Formal NU di samping lagu Indonesia Raya.

Permintaan itu disampaikan ketua PCNU Kendal KH. Muhammad Danial saat melantik pengurus MWC NU Sukorejo di serambi masjid Nurul Huda Selokaton (28/8).

“Setiap acara formal NU seperti pelantikan Pengurus NU dan Banom lagu yalal wathon harus dinyanyikan setelah lagu kebangsaan Indonesia Raya” pintanya.

Lagu ya ahlal wathon, lanjut Ky. Danial, tidak hanya menunjukkan jiwa patriotisme kaum santri terhadap bangsanya. Lebih dari itu menunjukkan kemampuan kyai cakap dalam banyak hal tidak hanya pandai baca kitab, tapi juga bisa mengarang lagu. Menurutnya kemampuan kyai kadang melebihi kemampuan seorang akademisi, “Contohnya KH. Wahab Hasbullah”.

Untuk acara non formal NU, tambah kyai Danial, tahlil dan sholawat Badar bisa diamalkan. Sholawat badar menurutnya adalah karya ulama asli Indonesia yang menurut survey paling banyak diamalkan.

Hadir dalam pelantikan itu Camat dan Kapolsek Sukorejo. Ketua PC Fatayat NU,PC IPNU dan PC IPPNU serta pengurus PW GP Ansor Jateng juga hadir melantik pengurus Banom NU kecamatan Sukorejo (Fahroji).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here