Kirab dan Festival Rebana Boja Iringi Hari Santri Nasional

0
343

 boja-santri

Boja pcnukendal.id Pada Sabtu (22/10), MWC dan IPNU Kecamatan Boja menyelenggarakan Kirab dan Festival Rebana. Acara itu diadakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Sekitar 1800 pelajar dan santri se-kecamatan Boja memeriahkan kegitatan itu.

Terlaksananya Kirab dan Festival Hari Santri tersebut juga berkat dukungan berbagai elemen, seperti LazisNU Boja, Lazis Unnes, Banser Boja, PMII Unnes, Mahasiswa UIN Walisongo, Kapolsek Boja, Pramuka, Rohis, dan Paguyuban Pemuda Kreatif.

Kirab dan Festival Rebana tersebut mengusung tema “Dari Santri untuk NKRI”. Taufik, selaku ketua panitia, mengatakan bahwa HSN merupakan sebuah momentum nasional guna memberikan semangat kepada santri se-Indonesia.

Menurut Taufik, santri harus memahami bahwa dirinya adalah bagian dari rakyat Indonesia. Karena itu, wajib baginya ikut berjihad memperjuangkan persatuan dan kesatuan NKRI, Salah satunya dengan ikut berkiprah di masyarakat.

“Kita harus mengubah pola pikir masyarakat, bahwa santri bukan hanya kaum sarungan yang hanya pintar membaca kitab, Santri juga mampu berkiprah dengan cara membantu masyarakat sekitar,” tutur Taufik.

Baha, salah satu panitia Kirab dan Festival Rebana, mengatakan bahwa agenda yang mereka laksanakan tergolong sederhana.

“Yang paling penting adalah kami bisa membuktikan bahwa santri Boja punya semangat, aktif dan kreatif ,” ujar Baha.

Adapun Ujang, ketua LazisNU Boja, menuturkan bahwa kegiatan Kirab dan Festival Rebana adalah awal pergerakan santri yang lebih kreatif. Ia berharap, para santri nantinya bisa mewarnai alam dan sekitarnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara ikut melibatkan santri dalam kegiatan sosial.

“Kami berharap semua pihak mampu memberikan dukungan secara penuh sehingga santri mampu mengaktualisasikan dirinya untuk berperan di masyarakat,” terang Ujang. (Eka/Zubair).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here