Kasmaran 4

0
21

Aku titipkan kecupan
Lewat semilir angin dini hari
Untuk bisa mengulum lembut syafah kesucian-MU
Karena aku tahu
Lenguh nafasku, yang terbiasa melahap santapan pesta Durga
Desah nafasku, yang terbiasa menenggak anggur darah manusia
Tak lagi sesuci dan selembut semilir angin dini hari
Aku titipkan pelukan
Lewat mimpi dini hari
Untuk bisa merengkuh pesona keanggunan-MU
Karena aku tahu
Bisikan mulutku, yang terbiasa melahap gunjing tetangga
Belaian tanganku, yang terbiasa meledek sesama
Tak lagi sesepi dan sesunyi mimpi dini hari

Wong gunung

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here