Jadikan HSN Semangat Baru Tuntut Ilmu Bagi Pelajar NU

0
132

whatsapp-image-2016-10-22-at-17-51-34

Sukorejo pcnukendal.id. Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Sukorejo meriahkan hari santri Nasional dengan kegiatan Gebyar Sholawat di Masjid Uswatun Khasanah, Dusun Tlangu Desa Sukorejo, Jum’at (21/10).

Kegiatan ini diharapkan menjadi semangat baru kader-kader IPNU-IPPNU Sukorejo. Hal ini diungkapkan Ketua MWC NU Sukorejo, Fahroji.

“Semoga dengan Hari Santri ini menjadikan semangat baru dalam menuntut dan mencari ilmu,” Ujarnya saat memberikan arahan dan sambutan di hadapan puluhan santri dan anggota IPNU-IPPNU.

Hari Santri, lanjut Fahroji, bukan hanya milik santri yang tinggal dan mukim di pondok.

“Hari Santri itu tidak hanya milik IPNU, IPPNU atau NU. Dan bukan hanya milik santri yang mondok di pesantren.”

“Akan tetapi santri di sini itu luas. Bisa bermakna orang yang mempunyai akhlak dan adab layaknya santri di pondok,” Imbuh Fahroji.

Fahroji juga menceritakan sejarah adanya hari Santri yang terlupakan oleh banyak orang. Kemerdekaan Indonesia juga tak lepas dari peran dan perjuangan mati-matian oleh santri. Hal ini tak lepas dari Perintah Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari yang memerintahkan setiap laki-laki baik tua maupun muda untuk berjuang dan berperang melawan penjajah serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Karena Membela Tanah Air itu hukumnya Fardhu ‘ain. Sejajar dengan hukum sholat fardhu,” Tandasnya.

“Hari santri juga merupakan hasil dari Resolusi jihad Mbah Kyai Hasyim Asy’ari dalam melawan penjajah Belanda yang bertepatan tanggal 22 Oktober 1945,” Kata Fahroji.

Sementara itu, Ketua IPNU Sukorejo, Ahmad Isro’i mengungkapkan bahwa hari santri yang diperingati saat ini tidak ada di Negara lain.

“Hari santri ini hanya ada di Indonesia dan tidak ada di negara lain,” Ujarnya.

Pelajar saat ini, lanjut Isro’i, tidak lagi berjuang mengangkat senjata. Namun perjuangan pelajar saat ini lebih berat.

“Perjuangan saat ini bukan lagi berjuang mengangkat senjata. Namun berjuang melawan syari’ah barat kebaratan,” Tandasnya.

Isro’i juga menyampaikan pentingnya bersholawat dalam kehidupan.

“Mudah-mudahan berkah dan selamat berSholawat,” Imbuh Alumni MANU 10 Sukorejo ini. (Sukron)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here