Isra Mikraj Nabi Bukan Irrasional ‎

0
77

Kendal, pcnukendal.com – Peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw bila dipahami dengan sudut pandang ruang dan waktu planet bumi sangat irrasional, sekalipun peristiwa itu terjadi sekarang atau seabad yang akan datang. Apalagi peristiwa itu terjadi lebih dari 14 abad yang lalu, yakni di zaman transportasi kuda dan onta.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Kendal, Ustadz Moh. Muzakka Mussaif dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw sekaligus memperingati Harlah ke-14 Majlis Taklim Almushlihun Kendal, Ahad pagi (14/3) di aula majlis taklim tersebut.

“Oleh karena itulah peristiwa itu dipandang sebagai peristiwa yang menakjubkan bagi manusia. Namun, bagi Sang Pengatur waktu peristiwa itu ya mudah saja karena Dialah yang mengatur sistem tata surya dan mengatur waktu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ustadz Moh. Muzakka menjelaskan dalam memahami peristiwa luar biasa itu tentu harus lepas dari sudut pandang ruang dan waktu dunia, yang hitungannya sangat singkat.

“Dengan membebaskan darinya, maka peristiwa itu menjadi lebih rasional. Sebab dengan kecepatan cahaya (malaikat, barqun) yang menjemput Rasulullah Saw dalam beberapa menit saja dapat melintasi masjidil Aqsha dan tujuh langit hingga sampai Baitul Makmur dan Sidratul Muntaha”, terang ustadz yang juga pengasuh majlis taklim tersebut di hadapan 40-an jamaah yang hadir.

Salah satu jamaah, Fauzia Wijayanti menuturkan biasanya peringatan Isra Mikraj tersebut setiap tahunnya diselenggarakan di luar kota selama 24 jam dengan mengajak keluarga sekaligus tadabur alam.

“Tetapi di kala pandemi ini tidak diadakan di luar. Ya, dua kali ini kami tidak selenggarakan di luar kota,” tuturnya.

Peringatan Isra Mikraj berlangsung sebagaimana pengajian pada umumnya. Yakni diawali pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, pembacaan salawat badar, sambutan wakil jamaah, mauidhoh hasanah, dan doa. Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan sarapan bersama. (Barda/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here