Inginkan Guru Berkualitas, LP Ma’arif NU Kendal Adakan Tes Akademik Calon PTK

0
222

Kendal, pcnukendal.com – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LPM NU) Kabupaten Kendal menyelenggakan Tes Seleksi Akademik Calon Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Rabu-Kamis (13-14/1). Tes dilaksanakan di 3 tempat, yakni MTs NU 19 Protomulyo Kaliwungu Selatan, SMA Ma’arif NU 04 Kangkung, dan MTs NU 10 Penawaja Pageruyung.

Kegiatan dibuka secara semi oleh Ketua PC LPM NU, H. Ibnu Darmawan di SMA Ma’arif NU 04 Kangkung dan diikuti secara online di dua tempat lainnya. Dalam sambutannya, Ibnu Darmawan mengungkapkan kegiatan itu merupakan niatan besar LP Ma’arif NU Kabupaten Kendal agar guru yang masuk di lembaga pendidikan Ma’arif NU benar-benar berkualitas.

“Mengingat tantangan yang dihadapi cukup besar, baik tantangan sosial, ekonomi, moral, sikap, nilai-nilai budaya, dan lainnya. Ma’arif NU adalah dapurnya generasi muda NU, maka dibutuhkan juru masak yang memiliki kompetensi untuk menghasilkan masakan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Tes ini, lanjutnya, akan mengukur sejauh mana kemampuan yang dimiliki masing-masing calon pendidik dan tenaga kependidikan. Karena pendidik yang berkualitas akan menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas pula.

Di akhir sambutan, Ibnu Darmawan berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan sportif dan jujur demi kepentingan LP Ma’arif dan masa depan NU. Tidak ada hal-hal yang di luar koridor yang telah ditetapkan.

Tercatat 49 peserta yang terdiri dari 31 formasi pendidik dan 18 formasi tenaga kependidikan mengikuti tes tersebut. Adapun materi tes meliputi CAT Kompetensi Paedagogis dan Aswaja An Nahdliyah, tes wawancara Aswaja An Nahdliyyah, tes pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan micro teaching bagi calon guru, dan tes Penguasaan IT, microsoft office dan unjuk kerja bagi calon karyawan.

Salah satu peserta tes, Maulana Ahsan Alfirdausi mengungkapkan motivasinya mengikuti tes yakni untuk mengamalkan ilmu yang ia dapat selama kuliah. Selain itu ia juga ingin mempunyai pengalaman mengajar dan terjun di dunia pendidikan.

“Saya memilih sekolah NU sebagai tempat saya mengabdi karena ingin ikut membesarkan dan ikut berjuang membesarkan NU melalui lembaga pendidikan yang dimiliki NU,” kata lulusan UPGRIS Agustus lalu itu. (Mufty)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here