
Kendal, pcnukendal.com - Puluhan santri yang tergabung dalam Ikatan Santri Amtsilati Kendal (Iksantrik) kembali ke pondok pesantren secara bersama-sama pada Sabtu (04/04/2026), dengan titik kumpul di Stadion Kebondalem Kendal.
Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan kembali ke pesantren, melainkan gerakan kolektif yang mengedepankan aspek keamanan, efisiensi, serta nilai-nilai dakwah.
Ketua Panitia Mabar Ati, M. Syafiq Manarul Kamal, menegaskan bahwa agenda kepulangan santri ke pondok merupakan bagian penting dari proses panjang menuntut ilmu.
“Kepulangan ini bukan sekadar berpisah dengan keluarga, tetapi menjadi momentum lanjutan perjuangan dalam menuntut ilmu agar kelak mampu membahagiakan orang tua dan memberi kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat pengabdian harus terus melekat dalam diri setiap santri. Hal ini selaras dengan slogan kegiatan tahun ini yang mendorong santri untuk berkembang di berbagai bidang.

“Sudah saatnya santri bisa di semua bidang, atau ‘wes wayahe santri’. Kami ingin membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkiprah secara luas,” tegasnya.
Syafiq juga mengapresiasi peran wali santri yang telah memberikan kepercayaan kepada panitia dalam mengawal kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi faktor krusial dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan perjalanan kembali ke pondok.
Sementara itu, Ketua Iksantrik Kendal Putra, Akmalul Fikri, mengingatkan para santri agar tetap menjaga niat dan konsistensi dalam menuntut ilmu setelah kembali ke lingkungan pesantren.
“Jangan lupa menata niat, kuatkan tekad, kejar target, dan tetap semangat dalam belajar,” pesannya.
Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme santri dalam mengikuti kegiatan ini. Hal tersebut menjadi indikator kuat bahwa semangat belajar para santri tetap terjaga, sekaligus mencerminkan komitmen mereka dalam menempuh pendidikan pesantren. (Auliya Rizqi AS/muf)