
Kendal, pcnukendal.com - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kendal akan menggelar Gerakan Ansor Menanam di Lereng Gunung Prau, Desa Kenjuran, Kecamatan Sukorejo, pada Sabtu–Minggu (7–8/2/2026). Aksi ini menjadi ikhtiar konkret kader Ansor dalam merawat lingkungan sekaligus mitigasi bencana di wilayah rawan ekologis.
Ketua PC GP Ansor Kendal, H. Ahmad Ali Nurudin, menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian Ansor terhadap pelestarian alam. Menurutnya, penanaman pohon tidak sekadar simbolis, melainkan investasi ekologis jangka panjang bagi keberlanjutan sumber daya air dan keseimbangan lingkungan.
“Pohon adalah pelindung sekaligus penyimpan air. Kami akan menanam pohon beringin dan aren. Beringin berfungsi sebagai jangkar alami karena akar yang kuat dan luas mampu menyimpan banyak air serta menjaga kelembapan tanah, sementara aren memiliki kemampuan ekologis menahan air hujan pada pelepahnya,” terang Ahmad Ali kepada NU Kendal Online, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader Ansor dan Banser, untuk terlibat aktif.
“Gerakan ini kami buka untuk siapa saja yang peduli lingkungan. Silakan ikut andil dan berkhidmah bersama Ansor,” ujarnya.
Rencananya, kegiatan ini akan diikuti anggota Ansor dan Banser se-Kabupaten Kendal, serta dihadiri Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan pelestarian lingkungan berbasis komunitas.
Sementara itu, Staf Bidang Data dan Informasi Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBINU) Jawa Tengah, Ahmad Syaiful, menegaskan urgensi aksi nyata di tengah meningkatnya potensi bencana.
“Jawa Tengah merupakan supermarket bencana. Belakangan, Kabupaten Kendal juga mengalami bencana di beberapa titik. Ini menjadi pengingat bahwa khidmah NU, termasuk Ansor, adalah hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin dengan aksi nyata di tengah masyarakat,” tegasnya. (anish/muf)