Mahasiswa KKN STIK Kendal XVII Tanam Puluhan Pohon Produktif di Hulu Sojomerto


Gemuh, pcnukendal.com - Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) XVII. Bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Sojomerto, mereka menggelar kegiatan penanaman pohon produktif di kawasan daerah hulu Desa Sojomerto, Ahad (1/2/2026).

Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem kawasan hulu yang memiliki peran strategis sebagai daerah resapan air sekaligus benteng alami pencegah bencana lingkungan.

Beragam jenis pohon produktif ditanam, di antaranya alpukat, rambutan, kelengkeng, serta beberapa jenis tanaman lain yang dinilai sesuai dengan kondisi geografis setempat.

Koordinator Kecamatan KKN STIK, Yusup Setia Budi, menjelaskan bahwa total bibit yang ditanam mencapai 38 pohon. Bibit tersebut diperoleh dari hasil iuran peserta KKN serta dukungan dari Perhutani.

“Kami menanam 38 bibit pohon produktif, mulai dari alpukat, rambutan, kelengkeng, dan beberapa jenis lainnya. Bibit kami dapatkan dari iuran peserta KKN dan pemberian dari Perhutani,” terang Yusup.

Menurutnya, penanaman pohon di wilayah hulu memiliki dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan. Selain berfungsi sebagai daerah tangkapan air, pepohonan juga mampu mencegah terjadinya erosi tanah dan meminimalisir risiko bencana seperti longsor dan banjir.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Kepala Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Hartadi. Ia menilai langkah mahasiswa KKN STIK XVII merupakan contoh nyata kepedulian generasi muda terhadap lingkungan hidup.

“Kami berharap ini bisa menjadi motivasi bagi semua agar semakin sadar akan pentingnya menjaga keberlangsungan lingkungan,” ujar Hartadi.

Senada, Ketua Panitia kegiatan dari mahasiswa STIK, Misbahunnidhom, menuturkan bahwa aksi tanam pohon ini lahir dari kepekaan mahasiswa terhadap potensi bahaya lingkungan apabila kawasan hulu tidak dijaga dengan baik.

“Mahasiswa KKN peka terhadap berbagai potensi bahaya lingkungan yang ada. Memang selayaknya lahan resapan air atau daerah hulu dikembalikan pada fungsi alaminya,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan penanaman pohon ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi mampu menjadi pemantik kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. (Auliya Rizqi AS/muf)

Informasi Berita Lainnya

Mahasiswa KKN STIK Kendal Edukasi Sikat Gigi...

Gemuh, pcnukendal.com - Upaya menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi...

Unggul Mutlak, Ferhad Bisgovic Satha Terpilih...

Kaliwungu, pcnukendal.com - Ferhad Bisgovic Satha resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Krajankulon,...

Bupati Kendal Luncurkan Buku "Kaliwungu dalam...

Kendal, pcnukendal.com - Upaya merawat ingatan kolektif dan meneguhkan identitas sejarah Kaliwungu diwujudkan melalui peluncuran buku Kaliwungu...

Menuju Konferancab, PAC GP Ansor Brangsong...

Brangsong, pcnukendal.com - Menjelang pelaksanaan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor...

Advertisement

Press ESC to close