IMAM SYAFI’I HARDIK IBLIS : DEBAT TENTANG TAKDIR

0
347

Pada suatu hari, ketika Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i sedang duduk mengajarkan tentang ilmu fikih kepada para sahabatnya, tiba-tiba pemimpin penghuni neraka, iblis -la’anahullohu- ikut duduk bersama murid-muridnya dalam wujud seorang laki-laki seperti mereka.

Dalam majelis itu iblis bertanya : “Apa pendapat Anda tentang Dzat yang telah menciptakanku sebagaimana yang aku pilih sendiri dan memfungsikanku dalam hal yang aku pilih juga. Lalu setelah itu, jika Dia menghendaki, Dia akan memasukkan aku ke dalam surga dan jika menghendaki juga, Dia bisa memasukanku ke dalam neraka. Apakah dalam hal itu Dia telah berbuat adil atau zalim?”

Dengan limpahan cahaya ilmu dari Allah, Imam Syafi’i segera mengenali bahwa orang yang bertanya adalah iblis, maka beliau menjawab : “Wahai Iblis, jika Dia menciptakanmu sebagaimana yang kamu maui, berarti Dia telah menzalimimu, namun jika Dia menciptakan kamu sebagaimana keinginan-Nya sendiri, maka Dia tidak boleh ditanya tentang apa yang Dia lakukan”.

Lalu iblis terlaknat tersebut menjawab : “Wahai Syafi’i, demi Allah, dengan pertanyaanku ini, aku telah mengeluarkan tujuh puluh ribu orang dari tempat peribadahan mereka”.
Kemudian iblis itu pun menghilang sehingga lenyap dari pandangan.

Tausiyah :
1. Jangan sekali-kali ta’ammuq (terlalu mendalam) dalam membahas takdir karena hal itu bisa menyebabkan seseorang tergelincir aqidah dan imannya.
2. Kedepankan keimanan penuh kepada Alloh, jangan memperuncing pertanyaan yang tidak layak tentang takdir-Nya !.

Disadur dari kitab Tarikhu Aimmatil Madzahib Al- Arba’ah karangan Syekh Abdul Aziz Asy-Syinawi, oleh MD Royyan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here