HUKUM REBONDING

2
110

Pertanyaan :

Bagaimana hukumnya merebonding rambut? (Rahmat Hidayat 085832877655)

Jawaban :

Yth Sahabat Rahmat Hidayat

Rebonding adalah meluruskan rambut yang semula keriting agar menjadi lurus. Proses rebonding, pada tahap pertama, yaitu dengan cara rambut diberi krim untuk membuka ikatan protein rambut, kemudian disetrika dengan alat pelurus rambut bersuhu tinggi. Selanjutnya, pada tahap kedua, rambut diberi krim lagi untuk mempertahankan kelurusan rambut. Proses rebonding bersifat kimiawi, yaitu mengubah struktur protein dalam rambut, yang disebut keratin, yang terdiri dari unsur cystine, atau zat senyawa animo yang memiliki unsur sulfida. Kalau ada rambut yang berbentuk keriting, maka itu karena adanya keratin yang mengandung disulfida yang yang menyebabkan zat molekul dapat mempertahankan bentuk-bentuk tertentu. Pemberian krim tertentu pada proses rebonding dapat membuka atau memutus jembatan disulfida ini, sehingga rambut yang berbentuk kriting bisa menjadi lemas atau lurus.

Proses rebonding dapat mengubah rambut secara permanen pada bagian rambut yang terkena aplikasi, tidak pada rambut yang belum tumbuh. Jadi, rebonding bukan pelurusan rambut dengan cara biasa yang hanya menggunakan perlakuan fisik, tetapi menggunakan perlakuan kimiawi yang mengubah struktur protein dalam rambut. Dan hal ini dapat dikatagorikan Taghyiru Khlaqillah (merubah ciptaan Allah) yang diharamkan dalam al-Qur`an Surat An-Nisa` ayat 119. Ayat ini menunjukkan haramnya merubah ciptaan Allah. Sesuatu yang dapat dianggap merubah ciptaan Allah, menurut Syekh Hani bin Abdillah Al-Jubair, adalah mengubah sesuatu sehingga seakan-akan menjadi sesuatu yang lain atau menghilangkan sesuatu itu sendiri dari sifat-sifatnya.

Di samping itu, haramnya rebonding dapat dipersamakan dengan haramnya bertatto, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibn Mas`ud, karena ada kesamaan illat di antara keduanya.

Sedangkan pengkeritingan rambut hanya dengan perlakuan fisik, tanpa perlakuan kimiawi yang mengubah struktur protein rambut, seperti yang menjadi trend wanita pada dekade 80-an, atau pelurusan rambut tanpa perlakuan kimiawi, seperti dengan menggunakan rol plastik, itu hukumnya boleh, karena tidak termasuk Taghyiru Khalqillah tetapi itu bersifat Tazayyun (berhias).

Dasar Pengambilan Dalil :

ـ الضوابط الشرعية في العمليات التجميلية للشيخ هاني بن عبد الله الْجُبير ص 19    :

وتغيير خلق الله هو تحويل الشيئ عن صفاته حتى كأنه شيئ آخر أو إزالته عنها

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لعن الله الواشمات والمستوشمات والنامصات والمتنمصات والمتفلجات للحسن المغيرات خلق الله (رواه أحمد والبخاري ومسلم عن ابن مسعود)

KONSULTASI AGAMA

Diasuh oleh : H. Mohammad Danial Royyan

Ketua PCNU Kabupaten Kendal

2 KOMENTAR

  1. Ngapunten niku alasan keharamanya karena “kegiatan merubahny” “perubahanya” atau “medianya”. Jika dipotong saja boleh kenapa diluruskn menjadi haram?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here