HUKUM KOPI LUWAK

0
67

A. Pertanyaan :

Drs. Fahmi dari Mangkang Semarang bertanya : Kopi luwak itu biji kopi mentah yang dimakan oleh binatang luwak, lalu keluar dari perut luwak bersamaan dengan kotorannya, kemudian diambil lagi untuk dijadikan kopi bubuk dengan nama “kopi luwak”. Bagaimana hukum mengkonsumsinya?

B. Jawaban :

Biji kopi yang keluar dari perut luwak bersamaan dengan kotoran itu, apabila keluar dari perut dalam keadaan utuh sebagai biji kopi, yang kalau ditanam masih bisa tumbuh, maka hukumnya mutanajjis (terkena najis) yang bisa disucikan dan boleh dikonsumsi sesudah disucikan.

Tetapi apabila keluar dari perut luwak sudah tidak utuh karena terkunyah sehingga kalau ditanam tidak bisa tumbuh, maka hukumnya najis, tidak bisa disucikan karena sudah menjadi kotoran luwak dan tidak boleh dikonsumsi.

Dengan demikian, kopi luwak dengan berbagai bentuknya yang telah beredar di pasaran boleh dikonsumsi.

 

C. Referensi :

 
١. اعانة الطالبين الجزء الاول ص ٨٢ : ولو راثت او قاءت بهيمة حبا فان كان صلبا بحيث لو زرع نبت فمتنجس يغسل ويؤكل والا فنجس .
٢. حاشية الباجوري الجزء الاول ص ١٠١ : وكل متصلب لا تحيله المعدة فليس بنجس بل متنجس يطهر بالغسل . قوله وكل متصلب اي كحب لو زرع نبت وبيض لو حضن لفرخ اه

 

Muhammad Danial Royyan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here