Harlah Kedua, NU Kendal Online Solidkan Barisan Dakwah Maya

0
112

Oleh: Moh Fatkhurahman

Ngalap Barokah Bulan Rajab

Dua tahun lalu, Nahdlatul Ulama Kendal Online (NUKO) lahir melalui acara launching yang dikemas dalam acara Kopdar Ngaji Ihya Online Bareng Gus Ulil Abshar Abdalla dan Prof. Mudjahirin Thohir di Tirto Arum Baru Kendal pada tanggal 30 Maret 2019 bertepatan dengan 24 Rajab 1440 H. Launching ditandai dengan penekanan tombol bersama oleh perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal, Pimpinan NU Kendal Online, Gus Ulil Abshar Abdalla, dan Prof. Mudjahirin Thohir. Ada yang menarik dari acara launching ini, selain dihadiri ratusan warga nahdliyin hadir juga beberapa tokoh nasional seperti H Mujib Rahmat (anggota DPR), Arifin Junaidi, dan Andree Feillard peneliti dari Perancis yang turut menyimak gaya ngaji duet ihya online.

Menurut Ketua Panitia Launching Moh Fatkhurahman, launching sengaja dilakukan pada Bulan Rajab dengan maksud ngalap barokah sebagaimana Nahdlatul Ulama juga didirikan pada Bulan Rajab.

Dakwah Digital Rahmatan Lil ‘Alamien

Nahdlatul Ulama Kendal Online mengusung tagline dakwah digital rahmatan lil alamien sebagai jawaban berdakwah dalam merespon perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat.

Meniru gaya dakwah Wali Songo, kitalah yang harus menyesuaikan dengan media yang sedang digandrungi masyarakat, jangan memaksakan pola-pola lama yang sudah dianggap basi oleh masyarakat. Pada masa itu Sunan Kalijaga harus berpikir keras agar masyarakat yang mayoritas masih beragama Hindu dan Budha mau tertarik dan menyukai Islam. Bukan menyalah-nyalahkan yang sudah ada dan berkembang di masyarakat. Oleh Sunan Kalijaga diciptakanlah tokoh-tokoh punokawan yang tidak ada dalam cerita Mahabarata dan Ramayana. Namun dengan kepiawaiannya mendalang, meramu cerita dan menggubah lagu dengan iringan irama gamelan, masyarakat dari segala arah datang berduyun-duyun untuk menonton pagelaran wayang versi baru dengan sisipan cerita segar guyon punokawan. Karena saking asyiknya menonton wayang yang disisipi pesan-pesan ajaran Islam akhirnya Islam berkembang cepat.

Generasi muda sebagai penerus yang setiap hari melek IT harus menjadi sasaran utama dakwah. Jangan sampai karena salah guru di internet dan media sosial yang tidak jelas sanad keilmuannya justru tumbuh kader-kader pemecah belah yang menganggap hanya dirinya yang paling benar dan selalu menyalahkan pihak lain.

Dakwah Ramah Bukan Marah – Marah

Tak dipungkiri akhir-akhir ini begitu marak “model dakwah” penuh ancaman dan marah. Hanya diri dan kelompoknya saja yang punya hak kapling surga, yang lain di neraka. Melihat fenomena nyata seperti ini, Nahdlatul Ulama Kendal Online mencoba turut berbuat membuat wadah dan menyatukan gerakan dakwah yang tidak panasan dan penuh ketegangan, menyatukan cara berdakwah yang penuh hikmah dan mauidhoh hasanah sebagai upaya meredam keresahan masyarakat. Selain untuk membendung merebaknya paham radikalisme dan menjangkitnya virus takfiri pada generasi muda, Nahdlatul Ulama Kendal Online telah sepakat dan bertekad bulat menyebarkan dan membumikan ajaran Islam ala ahlussunah wal jamaah yang rahmatan lil alamien.

Integrasi, Publikasi, Dokumentasi

Kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir. Berkaca pada sejarah, ratusan tahun bangsa Indonesia harus rela dijajah karena susah bersatu dan saling mengedepankan ego masing-masing. Tak sedikit ayat Alquran dan hadits yang menekankan persatuan dan kesatuan. Namun sebagian besar masih menganggap hanya sebagai teks atau tulisan saja atau sekedar menjadi kata mutiara belum dibuktikan nyata dengan perbuatan.

Nahdlatul Ulama Kendal Online mengajak kepada seluruh badan otonom dan lembaga NU untuk mengintegrasikan seluruh kekuatan dakwah dalam satu media milik bersama. Belajar dari era sebelumnya begitu banyak website di lingkungan PCNU Kendal yang sudah ada namun kontennya kurang terawat maka PCNU Kendal mengintegrasikan website-website tersebut menjadi satu yaitu Nahdlatul Ulama Kendal Online. Website ini diharapkan menjadi media pemersatu semua gerakan yang dilengkapi dengan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan youtube.

Media sosial yang dimiliki Nahdlatul Ulama Kendal Online diharapkan juga terintegrasi dengan berbagai media sosial badan otonom dan lembaga di lingkungan PCNU Kendal.

Melaui website ini dan berbagai jaringan medsosnya diharapkan semua gerakan dan kegiatan nahdliyin dapat dipublikasikan kepada masyarakat sebagai syiar agar jangan sampai di era digital ini NU dianggap wujuduhu ka adamihi.

Banyak tokoh NU Kendal yang telah berkiprah dan berjasa baik kepada agama maupun bangsa dan negara. Banyak juga karya-karya mereka seperti kitab, tulisan, syair, dan lagu. Semua dapat ditelan musnah oleh zaman jika tidak didokumentasikan.

Buku Tokoh NU Kendal

Dalam rangka hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama Kendal Online Kedua ini diselenggarakan Lomba Penulisan Tokoh NU Kendal. Alhamdulillah puluhan karya anak muda NU untuk mengabadikan peran, pikiran, dan gagasan para gurunya telah masuk ke dapur redaksi. Sepuluh karya terbaik direncanakan akan diundang untuk mempresentasikan tulisannya kepada tim juri. Tulisan-tulisan yang menjadi juara maupun tidak namun dianggap layak sesuai standar, direncanakan akan diterbitkan menjadi sebuah buku kurang lebih berjudul “Tokoh NU Kendal”.

Marilah kita tulis dan kirimkan peran, pikiran, dan gagasan maupun karya-karya adiluhung pendahulu kita ke Nahdlatul Ulama Kendal Online agar menjadi sejarah dan tidak ditelan zaman.

Penulis adalah Sekretaris Nahdlatul Ulama Kendal Online

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here