Gus Takim: Sholawat Membawa Kesuksesan

0
558

Weleri, pcnukendal.id – SMA NU 03 Muallimin (SMANTIGNU) Weleri, mengadakan Pengajian Umum pada Kamis (14/12). Acara itu bertempat di Aula SMANTIGNU.  Pengajian tersebut merupakan penutup dari beberapa rangkaian kegiatan di SMANTIGNU dalam rangka memeringati Maulid Nabi Muhammad Saw.

Sebelumnya, telah diadakan classmeeting selama tiga hari. Beberapa lomba telah diadakan dalam acara itu, seperti lomba membaca dan cipta puisi, adzan dan stand up comedi. Ada pula lomba hiburan seperti joget balon, balapan sarung. Lomba-lomba tersebut mendapat aplaus yang cukup besar dari para siswa.

Dalam acara tersebut, Hj. Nila Dwi Harini, kepala SMANTIGNU, menuturkan bahwa sekolah yang dipimpinnya adalah lembaga pendidikan yang menekankan pada pendidikan karakter.

Dalam pengajian tersebut, yang hadir sebagai pembicara adalah KH Mustakim Yusuf. Dalam tausiyahnya, kyai dari dari Karangdowo, Weleri yang akrab disapa Gus Takim itu, mengatakan bahwa bacaan sholawat secara massal dan mengharap ridho Allah dapat meningkatkan ghirah atau semangat dalam mengarungi samudera kehidupan. Dan hal itu bisa membawa seseorang pada kesuksesan.

“Kehidupan dapat sukses karena sehat. Dan hidup sehat bersumber dari iman,” lanjut Gus Takim.

Gus Takim melanjutkan, masyarakat akan sehat kalau para ibu sebagai pengasuh anak adalah ibu-ibu yang beriman dan solehah. Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah saw; “Dunia itu perhiasan, perhiasan yang baik adalah wanita salehah”. Dari hasil belaian dan didikan wanita-wanita solehah, akan muncul generasi yang beriman atau sehat.

Gus Takim juga menuturkan, saat ini banyak generasi muda yang terkena pengaruh negatif internet dan media sosial. Hal itu menyebabkan mereka sering galau. Terkadang, gara-gara internet, seseorang sampai lupa solat, ngaji Alqur’an dan sebagainya.

Seharusnya, pemuda bisa menggunakan internet dalam kegiatan yang positif. Bukan malah dipengaruhi oleh internet.

“Silakan berselancar di internet. Gapai sebanyak-banyaknya hal-hal yang positif dari internet. Karena dalam internet, kita menjadi mudah mengakses berbagai macam pengetahuan,” tutur Gus Takim. (Makhrus/Zubair)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here