Gelar Reses, Sri Rohanah Tanggapi Aspirasi Masyarakat

0
77

Kendal, pcnukendal.com – Anggota fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Kendal, Hj. Sri Rohanah menggelar kegiatan Reses pada Dapil V (Kecamatan Gemuh, Ringinarum dan weleri) selama 3 hari berturut-turut, Kamis-Sabtu (14-16/11) di kediamannya Desa Caruban RT 04 RW 02 Kecamatan Ringinarum.

Reses yang merupakan reses anggota DPRD Kendal masa  sidang ke 2 tahun 2019 itu dihadiri puluhan simpatisan dan tim relawan kebanyakan adalah anggota Muslimat dan Fatayat NU. Selain para tokoh masyarakat, hadir pula para pengurus dan tokoh NU, Ansor dan IPNU-IPPNU struktural maupun kultural.

Di awal sambutannya, Hj. Sri Rohanah yang saat ini menjabat sebagai sekretaris di Komisi A menyampaikan pentingnya kegiatan reses, yakni sebagai media silaturrohim secara periodik dengan para konstituen. Selain itu, juga  digunakan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat, agar kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh  masyarakat.

“Saya memformat gelaran reses tahun ini  berdasarkan  wilayah konstituen yakni reses hari pertama untuk wilayah kecamatan Ringinarum, reses kedua untuk wilayah Gemuh, dan hari terakhir untuk wilayah Weleri”, jelasnya.

Ditambahkannya, meski duduk di komisi A yang membidani pemerintahan, ia akan tetap memperjuangkan aspirasi-aspirasi masyarakat di luar bidang pemerintahan yang kepentingannya bersentuhan langsung dengan  masyarakat, seperti bidang infrastruktural, kesejahteraan guru Madin dan TPQ, kesejahteraan RT/RW, lampu penerang jalan, irigasi dan bantuan-bantuan untuk tempat ibadah dan pendidikan.

Diakuinya selama bertugas di komisi A, banyak keluhan yang disampaikan masyarakat. Diantaranya terkait kurangnya pelayanan perangkat desa kepada warganya, padahal selain telah mendapat seltap setiap bulannya, mereka masih mendapatkan tanah bengkok.

“Ini mestinya mendorong makin baik pelayanannya, bukan malah makin lupa tanggungjawabnya”, ujarnya.

Merespon fenomena tersebut, lanjutnya, pada Komisi A saat ini sedang mengusulkan dibuatnya regulasi pendisiplinan perangkat, agar dapat dilakukan pembinaan-pembinaan sehingga dapat menjadi perangkat desa yang baik.

Di samping itu, Sri Rohanah juga menyampaikan terkait pelaksanaan Pilkades serentak di kabupaten Kendal yang direncanakan akan digelar pada bulan Maret 2020. Ia berharap pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan transparan, demokratis dan Jurdil.

Pada reses itu, aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat cukup beragam, mulai soal kesejahteraan guru Madin dan TPQ, dana insensif untuk RT dan RW, macetnya saluran irigasi, lemahnya pelayanan para perangkat desa, kurangnya lampu jalan di tempat-tempat rawan kecelakaan, lambatnya  pendirian SMA/SMK di  Kecamatan Ringinarum yang tanahnya sudah dibebaskan, hingga soal perlunya penjaga dan palang pintu kereta api pada 3 titik, yakni Purworejo, Pagerdawung dan Caruban.

Menanggapi aspirasi-aspirasi tersebut, Sri Rohanah berjanji akan memperjuangkan dan  mengawalnnya agar segera terealisasi menjadi kebijakan. Sri Rohanah juga memohon doa masyarakat agar dirinya dapat menunaikan Tupoksi dengan baik dan berhasil.

Sementara itu, Kiai Junaidi selaku tokoh dan Dewan Syuro DPAC PKB yang turut hadir menyampaikan agar apa yang sudah diperoleh PKB pada Pemilu 2019 khususnya di Dapil V yang mendapat dua kursi, bisa dipertahankan. Terlebih dapat bertambah pada Pemilu 2024.

Menurutnya, untuk mewujudkannya dibutuhkan kekompakan, kesolidan, dan loyalitas yang militan serta kerja nyata wakil rakyat dari PKB.“Jika semua faktor itu berjalan, saya menyakini pemilu 2024 kursi PKB di Dapil V akan bertambah menjadi 4 kursi dan menjadi pemenang lagi di kabupaten Kendal,” jelasnya. (H. Lazim/Mf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here