Fatayat NU Ranting Jungsemi Kangkung Peringati Isra Mikraj

0
59

Kangkung, pcnukendal.com –  Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung mengadakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw, Jumat (12/3) di kediaman salah satu anggota, Kiswanah Dukuh Kemejing.

Menurut Ketua Ranting Fatayat NU Jungsemi, Siti Kholifatulloh peringatan peristiwa agung tersebut merupakan agenda tahunan Fatayat NU Jungsemi yang termasuk dalam program kerja. Kali ini acara hanya dihadiri jajaran pengurus dan anggota Fatayat NU Ranting Jungsemi saja.

Dalam sambutannya selaku Ketua Ranting Fatayat NU Jungsemi, Siti Kholifatulloh menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan organisasi. Dikatakan, sejumlah kegiatan sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Tak hanya di tingkat Ranting, namun di tingkat Anak Cabang dan Cabang. Semoga pandemi lekas berlalu dan segala kegiatan Fatayat dapat normal kembali seperti semula,” tuturnya.

Ia juga berencana mendata kembali keanggotaan Fatayat NU di Rantingnya, karena seiring bertambahnya tahun biasa terjadi keluar masuk anggota. Selain itu, ia menginformasikan akan dilaksanakannya kembali anjangsana Fatayat NU di tingkat Anak Cabang, yakni pada bulan Mei mendatang.

Peringatan Isra Mikraj diisi dengan ceramah yang disampaikan dai setempat, Kiai Ahmad Rosidin. Dalam mauidhoh hasanahnya, ia menguraikan kemulyaan bulan Rajab, yakni bulan yang di dalamnya terjadi peristiwa Isra Mikraj.

“Isra Mikraj terjadi pada tanggal 27 Rajab. Dua berarti 2 perkara yakni Isra dan Mikraj, Allah dan Rasul. Sedangkan 7 (pitu) berarti pituduh yakni Rasul ditunjukkan berbagai peristiwa agar beliau mengetahui secara mendalam tanda-tanda keagungan Allah, kekuasaan dan kasih sayang-Nya terhadap semua makhluk. Semoga kita mendapat petunjuk dari Allah dan Rosulullah,” terangnya.

Mengakhiri ceramah, Kiai Ahmad Rosidin menyampaikan 4 pesan untuk anggota Fatayat NU Jungsemi. Yakni agar memiliki sifat dermawan, menjaga salat, berbakti kepada suami, dan senantiasa memanjatkan doa agar memperoleh berkah di bulan Rajab dan Sya’ban hingga mendapatkan maghfiroh pada bulan Ramadan. (Nisa’/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here