Ketua PC IPPNU Kendal Rencanakan Bentuk LKPP

0
38

Kendal, pcnukendal.com – Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan ‎Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kendal masa khidmat 2020-2022 resmi dilantik, ‎Minggu (21/3).‎

Pelantikan dilakukan di 2 tempat berbeda, yakni di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Kendal untuk ‎‎60 orang pengurus harian, dan di SMK NU 01 Kendal yang diikuti 100 orang anggota.‎

Usai dilantik, Ketua PC IPPNU Kabupaten Kendal, Dwi Sura Aprilia kepada NU Kendal Online mengungkapkan rencana program yang akan dijalankan pada periode kepemimpinannya. Diantaranya, ia berencana akan membentuk Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP). Lembaga baru yang akan mengangkat isu perempuan, menjadi sarana berbagi informasi, dan menjembatani para pelajar untuk mendapatkan solusi dan pendampingan oleh pihak yang ahli di bidangnya.

“Program akan menyasar generasi z dan akan bekerja sama dengan lembaga yang mempunyai garapan program yang sama. Bila ini berhasil, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri terutama bagi PC IPPNU Kendal,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyusun regulasi dan petunjuk pelaksanaan program kaderisasi sebagai acuan untuk memudahkan pelaksanaan kaderisasi di tingkat PAC maupun Ranting.

“Kemudian pada periode ini juga akan bekerjasama dengan IPNU untuk menghimpun data base anggota untuk selanjutnya dibuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA),” lanjutnya.

Di samping itu, perempuan asal Desa Triharjo Kecamatan Gemuh ini dalam ‎kepemimpinannya nanti akan memberikan kebebasan kepada anggota untuk berkreasi dan ‎berinovasi untuk kemajuan organisasi.‎

‎“Saya akan memberikan ruang gerak seluas-luasnya bagi semua kader untuk bekerja keras ‎membangun kreatifitas dan inovasi. Hal ini perlu dilakukan agar semua anggota dapat bekerja sesuai ‎dengan kemampuan dan keahlian masing-masing,” terangnya.‎

Dwi Sura juga mengingatkan pentingnya mempertahankan Pancasila dan NKRI serta pemahaman ideologi ahlussunnah wal jamaah bagi para kader ‎IPNU dan IPPNU. Mengingat kini para pelajar menjadi sasaran berkembangnya paham radikal yang ‎memecah belah persatuan bangsa.‎

‎“Perlu secara terus menerus disampaikan dalam setiap kesempatan, dan harus menjadi materi pokok ‎dalam pengkaderan dan pelatihan. Karena IPNU-IPPNU menjadi ujung tombak keberlangsungan Islam ‎yang rahmatan lil alamin,” pungkasnya.‎ (Taul/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here