Dandim 0715/Kendal Ajak Ormas Ciptakan Stabilitas Negara

0
159

Kendal, pcnukendal.com – Sebagaimana dituangkan dalam UU No. 3 Tahun 2002 bahwa seluruh warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam pertahanan negara. Maka, kita sebagai bagian dari warga negara dan komponen bangsa harus bisa menciptakan stabilitas pertahanan yang kondusifitas negara.

Demikian disampaikan Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto pada acara pembinaan Komunikasi Sosial dengan Ormas yang ada di Kabupaten Kendal, Selasa (9/3) di Aula Makodim 0715/Kendal.

“Bisa jadi instabilitas itu justru diciptakan untuk memecah belah dan menghacurkan bangsa kita. Maka sadarlah, tidak mungkin bangsa lain yang akan membangun Indonesia, tapi kita semua,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa sistem pertahanan kita adalah semesta. Artinya semua komponen bangsa terlibat. TNI sebagai  komponen utama, Ormas, LSM, Hansip, Karang Taruna dan sebagainya sebagai komponen cadangan, dan sumber daya alam/buatan maupun potensi wilayah lainnya sebagai komponen pendukung.

“Sinergitas ketiga komponen akan mewujudkan ketahanan dimasa damai, dalam kondisi darurat bencana maupun dalam kondisi perang,” tegasnya.

Tugas kita kedepan, imbuhnya, adalah mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang bukan pecundang. Masyarakat Kendal harus lebih militan dalam mewujudkan stabilitas Kendal untuk kemajuan dan kemakmuran Kendal dibanding dengan dengan TNI/Polri yang mungkin hanya berdinas beberapa tahun di Kendal.

Pembinaan Komunikasi Sosial dengan Ormas ini dilakukan sebagai bagian dari program pembinaan teritorial Kodim 0715/Kendal. Tampak hadir Kepala Staf Kodim, Pasi Intel, dan Danunit Intel. Hadir pula perwakilan Ormas Banser, Pemuda Pancasila, Lindu Aji, GMBI, Rajeg Wesi, FKPPI, Elang Pantura, Gibas, Kelabang Hitam, KNPI serta Kokam.

Pembinaan juga menghadirkan narasumber wirausahawan, Sugeng. Wirausahawan asal Boja ini mengapresiasi dan siap mendukung Dandim 0715/Kendal dalam menyiapkan dan menyatukan Ormas untuk bersama-sama mengelola kekayaan alam Kendal. Sugeng menilai tinggal di Kabupaten Kendal adalah sebuah keuntungan, karena memiliki bonus demografi.

“Mari kita kelola Kendal dengan baik mulai gunung, laut, daratan, dan kawasan industri untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat. Mari gunakan ilmu TUYUL, yakni taqwa, usaha, yakin, ulet dan lincah,” ajaknya.

Sementara itu, mewakili Banser, Kasatkorcab Banser Alex Nur Abyadl menyatakan siap bersinergi dengan siapapun untuk menciptakan Kendal yang kondusif agar para investor merasa aman dan nyaman untuk berinvestasi di Kabupaten Kendal.

“Karena aspek keamanan akan menjadi alasan utama para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Kendal. Seluruh elemen harus bersinergi untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan,” tuturnya. (Firdaus/Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here