Cegah Bahaya Narkoba Melalui Pembinaan Siswa

0
132

Kangkung pcnukendal.id – MTs NU 20 Kangkung bekerjasama dengan BNN kabupaten Kendal menggelar Pembinaan Siswa dengan mengusung tema “Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda”, Sabtu (7/1). Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan program kesiswaan dan bimbingan konseling MTs NU 20 Kangkung.

Pembinaan dan penyuluhan itu diadakan untuk memperluas informasi siswa akan bahaya narkoba. Barang tersebut bisa mengakibatkan hancurnya masa depan generasi muda penerus perjuangan bangsa. Selain itu, pembinaan itu juga bertujuan mengurangi tingkat kenakalan remaja dan peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

Khofidin, kepala MTs NU 20 berharap, dengan penyuluhan ini siswa dapat lebih memahami dan mengetahui akan bahaya dan dampak buruk narkoba. Ia juga berharap siswa memiliki daya tangkal dan daya cegah peredaran, serta penyalahgunaan narkoba, baik pada diri mereka, keluarga dan lingkungannya.

Sri Nuryati, narasumber dari BNN Kendal, mengatakan, sejauh ini pemerintah melalui perangkat penegak hukum telah melakukan berbagai upaya dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Pemerintah menyatakan perang terhadap bandar dan jaringan narkoba. Karena itu, penanganan hukum dilakukan lebih keras dan lebih tegas pada jaringan–jaringan yang terlibat.

Ia juga menuturkan, meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja khususnya pelajar sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab sudah banyak para pelajar menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

“Untuk itu, pencegahan sejak dini harus dilakukan,” terang Sri Nuryati.

Ia juga menuturkan, pelajar dan mahasiswa menduduki peringkat kedua pengguna narkotika berdasarkan jenis pekerjaan dengan 27,32 % dibawah pekerja swasta. Adapun instansi pemerintah dan wiraswasta, prosentasenya mencapai 50,34 %.

Sri Nuryati juga berharap para siswa bisa mengendalikan diri dalam memilih lingkungan pergaulan untuk menjauhi narkoba. Tidak itu saja, menurutnya para orang tua siswa juga harus bisa mengawasi putra-putrinya agar terhindar dari bahaya dari penggunaan narkoba.

“Mudah-mudahan setelah sosialisasi ini anak-anak generasi penerus bangsa bisa mencapai cita-cita dan terhindar dari bahaya narkoba selamanya,” harap Sri Nuryati.

Dalam acara tersebut, sebelum materi disampaikan, para siswa mewakili kelas masing–masing unjuk kebolehan menampilkan yel – yel tentang bahaya narkoba bagi generasi muda. Bagi kelas yang yel-yelnya dinilai paling baik, berhak mendapatkan doorprize dari BNN Kendal. (Mufty/Zubair)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here