Cahaya-Nya Menghalangi Penampakan-Nya

0
167
Oleh: M. Umar Sa'id

ألبحث في علم التصوف

من كتاب “إيقاظ الهمم” للشيخ العلامة إبن عجيبة في شرح الحكم للشيخ العلامة العارف بالله آبن عطاء الله السكندري رحمه الله تعالى

” نوره تعالى يمنع ظهوره”

قلت : من أسمائه تعالى القهار، ومن مظاهر قهره احتجابه في ظهوره،  وظهوره في بطونه،  وبطونه في ظهوره،  ومما يدلك أيضا على وجود قهره أن احتجب بلاحجاب، وقرب بلا اقتراب، بعيد في قربه، قريب في بعده،  احتجب عن خلقه في حال ظهوره لهم،  وظهر لهم في حال احتجابه عنهم، فاحتجب عنهم بشئ ليس بموجود، وهو الوهم،  والوهم أمر عدمي مفقود،  فما حجبه إلا شدة ظهوره،  وما منع الأبصار من رؤيته إلا قهاريته نوره، فتحصل إنفراد الحق بالوجود، وليس مع الله موجود،  قال الله تعالى

كل شيء هالك إلا وجهه. إنتهى

Nama-nama Allah Yang Terbaik (ألأسماء الحسنى) yang berjumlah 99 terbagi menjadi dua sifat Allah,  yaitu Sifat Keagungan Allah (الجلال), dan Sifat Keindahan-Nya (الجمال). Contoh sifat Keagungan Allah yaitu :

ألملك، المؤمن، المهيمن، العزيز، الجبار،  المتكبر، البارئ، القهار

dan lain-lain, dan contoh sifat Keindahan-Nya yaitu: 

الرحمن،  الرحيم،  الرزاق ، الوهاب، الجميل،  البديع

dan lain-lain.

Kedua-duanya sifat Keagungan dan Keindahan Allah tersebut, Allah selalu menampakkannya (تجلي) kepada  makhluk-Nya. Yang termasuk contoh atau fenomena sifat   الجلال  yaitu ketika ada bencana atau musibah yang melanda di muka bumi seperti gempa, kebakaran, kecelakaan, banjir, tsunami, munculnya wabah penyakit, kematian dan lain-lain. Hal tersebut Allah telah menampakkan kekuasaan dan kehendak-Nya agar manusia beriman, tunduk, patuh dan memiliki rasa takut (الخوف) kepada-Nya.

Sedangkan sifat Al-Jamal (الجمال) Allah menampakannya (تجلي) kepada makhluk-Nya seperti memberi rejeki, memberikan anugerah, memberikan keindahan, memberikan kasih sayang dan lain-lain. Sifat Keindahan (الجمال) tersebut, Allah berikan kepada seluruh makhluk-Nya agar mereka bersyukur dan memiliki pengharapan (الرجاء)  kepada Allah Swt.

Berkaitan dengan sifat Allah: Al-Qohhar,  Syeikh Ibnu ‘Ajibah RA berkata, “Dalam penampakkan-Nya, Allah itu  tertutup dan tidak bisa dilihat,  dan bisa nampak atau terlihat dalam ketidaknampakkan-Nya, dan Allah juga nampak dalam ketertutupan-Nya,  dan bisa juga tertutup karena penampakan-Nya.

Allah bisa tertutup karena sesuatu yang tidak wujud, yaitu bayangan atau sangkaan yang lemah. Dan bayangan itulah yang sebenarnya merupakan sesuatu yang tidak wujud (أمر عدمي )”. Contoh sinar matahari yang mewujudkan bayangan. Matahari disebut sebagai sesuatu yang wujud, dan bayangan merupakan sesuatu yang tidak ada wujudnya. Sama halnya Allah adalah Wujud yang Haq, sedangkan alam adalah merupakan wujud yang tidak wujud.

Dalam penampakan (تجلي) Allah, baik tajally jalal maupun tajally jamal, bagi orang yang telah mencapai makrifat Allah bisa dilihat dalam penampakan-Nya maupun ketidaknampakan-Nya. Yang ia lihat hanya Allah dan tidak melihat selain-Nya, Sedangkan orang awam tidak melihat Allah dalam penampakan-Nya lebih-lebih ketidaknampakan-Nya. Bagi orang yang makrifat, Allah itu selalu dekat, tapi bagi orang awam Allah itu jauh meskipun sebenarnya Dia sangat dekat dengannya, sebab hatinya dikuasai oleh alam yang hakekat wujudnya tidak ada dan hatinya tertutup oleh alam itu, meskipun Allah menampakkan tajalli-Nya, baik tajally Jalal maupun tajally Jamal yang terhampar ke alam semesta raya. Itulah sebenarnya makna Firman Allah Swt.

كل شيئ هالك إلا وجهه

“Segala sesuatu itu akan sirna, kecuali Allah swt”. Atau 

لاموجود الا الله

“Nothing but Allah”

(Tidak ada yang wujud kecuali Allah)

لا موجود الا الموجود

“Tidak ada yang ada kecuali Yang Ada”

Semoga bermanfaat.

Ngaji Tasawuf bersama KH. Mohammad Danial Royyan
judul iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here