Bawa Pulang 8 Piala Porseni, IPNU-IPPNU Ranting Pegandon Adakan Syukuran

0
140

Pegandon, pcnukendal.com – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PAC IPNU-IPPNU Pegandon telah dilaksanakan pada Jumat-Minggu (27-29/12) lalu di Desa Tegorejo Kecamatan Pegandon. Gelaran 2 tahunan itu menyisakan kebanggaan dan kebahagiaan bagi Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Pegandon. Pasalnya, meski baru pertama kalinya mengikuti ajang Porseni, Ranting IPNU-IPPNU Pegandon memperoleh prestasi yang membanggakan karena berhasil membawa pulang 8 piala.

Ke delapan piala itu diraih dari juara 1 khitobah putri, juara 1 musikalisasi puisi, juara 2 khitobah putra, juara 2 Cerdas Cermat Aswaja, juara 3 karnaval, juara 3 pentas seni drama, juara 3 bola voli, dan juara 3 lomba rebana.

Atas raihan yang membanggakan itu, PR IPNU-IPPNU Pegandon mengadakan acara syukuran pada Sabtu (4/1) malam di Balai Desa Pegandon. Acara dihadiri anggota IPNU-IPPNU terutama para peserta lomba Porseni.

Acara dibuka dengan lantunan salawat dari Grup Rebana Sabilunnajah PR IPNU IPPNU Pegandon, dilanjutkan dengan tahlil, sambutan-sambutan dan doa. Dalam sambutannya, Ketua IPPNU Pegandon Siti Choirul Niswah menyampaikan terima kasih kepada pengurus atas semangat yang pantang menyerah dalam mempersiapkan peserta, melatih, dan mengawal peserta Porseni.

“Meskipun kami tidak mendapatkan juara umum, tapi kami sangat bangga dan bahagia karena memperoleh piala sebanyak itu meski dengan persiapan kurang lebih seminggu sebelum Porseni,” ungkap Choirul Niswah.

Pada kesempatan itu, juga diadakan nonton bareng video kegiatan PR IPNU-IPPNU Pegandon yang menayangkan kegiatan Porseni Ranting, Porseni PAC, dan perjalanan organisasi dalam 1 periode. Selain itu diputar pula film-film edukatif dan inspiratif. 

Menurut Choirul Niswah, nonton bareng tersebut dimaksudkan untuk menampilkan hasil editing video dengan tujuan menarik para anggota untuk ikut belajar editing dan lebih mengetahui perkembangan teknologi dan informasi. Ia merencanakan akan melaksanakan pelatihan desain, editing dengan aplikasi-aplikasi dan program yang populer pada era digital saat ini.

“Pengenalan awal berupa hasil karya editting film, karena penyampaian film yang menyenangkan dan mudah, walaupun tergolong sulit dalam pembuatannya,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai pelajar NU yang hidup di era milenial harus mengikuti perkembangan zaman, maju dalam IPTEK, namun tetap menjaga tradisi dan budaya NU. (Chusni/Mufti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here