ANSOR TANJUNGMOJO BAGI ZAKAT MAL SAAT PENGAJIAN

0
91

20160522_124252-2

Kangkung nukendalonline. Haflah akhirussanah yang diformat dalam rangkaian acara pengajian umum disertai dengan pembagian zakat mal merupakan bukti nyata bahwa warga masyarakat desa Tanjungmojo tidak hanya memiliki kesalihan spiritual, tapi sekaligus memiliki keshalehan sosial. Demikian kalimat pembuka dari KH. Drs. Ahmad Anas, M.A. dalam mauidloh hasanahnya di halaman MDA Al Ilham dan TPQ Uswatun Hasanah Tanjungmojo Ahad (22/5).

Dosen fakultas dakwah UIN Walisongo Semarang itu lebih lanjut menjelaskan bahwa madrasah dan TPQ adalah masa depan umat Islam.
“Generasi lima, sepuluh, dua puluh tahun yang akan datang seperti apa, lihatlah para santri hari ini”, paparnya.

FB_IMG_14639741792323803-2

Mauidloh hasanah berlangsung selama 1 jam. Sebelum itu, dilaksanakan prosesi Wisuda Santri TPQ Uswatun Hasanah yang berjumlah 28 anak serta penyerahan ijasah untuk santri MDA Al Ilham Desa Tanjungmojo sebanyak 14 anak. Prosesi Wisuda berjalan khitmad dengan iringan sholawat Suliyaa mannan. Lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya menambah nuansa berbeda. Diperlengkap dengan pembacaan ikrar wisudawan.

Setelah prosesi wisuda dilanjutkan pengumuman dan penyerahan penghargaan atau tropy bagi para santri yang berprestasi. Selang waktu berikutnya adalah laporan panzis dan penyerahan zakat mal kepada mustahik secara simbolis.

FB_IMG_14639741703564685-2

Ketua Panzis GP Ansor, Sobirin, dalam sambutanya melaporkan bahwa perolehan zakat dari muzakki sebanyak 5.899 kg beras dan sejumlah uang. Sebanyak 294 mustahik masing-masing mendapat 20 kg beras dan uang 10.000 rupiah.

Pada kesempatan itu, Sobirin juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah memberikan sebagian rezkinya baik berupa zakat, infaq, dan sodaqohnya melalui panzis. “Mudah-mudahan menjadi catatan amal solih maqbulan indallah”, pungkas Sobirin. (Ahmad Mustofa/Fahroji)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here