Ajal

0
62
Oleh: Muhammad Umar Said

Setiap makhluk hidup siapa dan apa pun namanya pasti memiliki batasan waktu, tempo, periode, atau kontrak, dan itulah yang disebut ajal. Demikian juga manusia, manusia hidup di dunia ini dibatasi oleh ajal atau kematian, meskipun kebanyakan manusia lupa akan ajalnya. Padahal jika ajal telah datang, tidak ada yang bisa menolak, diundur tidak bisa dan dimajukan pun tidak bisa. Sebagaimana Firman Allah Swt :

ولكل أمة أجل. فإذا جاء أجلهم لا يستأخرون ساعة ولا يستقدمون . الأعراف : ٣٤

“Setiap umat memiliki batasan waktu, maka apabila telah datang ajalnya mereka tidak bisa mengundurkannya sesaatpun, dan mereka tidak bisa memajukannya. (QS Al-A’rof: 34)

Berdasarkan ayat di atas, jika ajal telah datang, maka ajal itu tidak bisa ditangguhkan atau dimajukan. Ayat ini menunjukkan kekuasaan Allah, Yang Maha Berkehendak atas segala makhluk-Nya. Dan ajal manusia itu tidak ada yang mengetahui kecuali Allah Swt. Sebab seandainya manusia diberitahukan tentang ajalnya, pasti manusia minta agar ajal itu bisa ditangguhkan hingga manusia memiliki kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri. Tapi sayangnya ajal tidak bisa ditawar.

Sesungguhnya Allah telah memberikan tanda-tanda bahwa ajal itu sudah dekat, seperti manusia diberikan sakit, umur semakin tua, rambut mulai beruban, penglihatan mata telah kabur, tenaga sudah mulai mudah letih, dan lain-lain. Semua itu adalah tanda-tanda bahwa ajal manusia sudah dekat, tetapi kebanyakan manusia jika diberikan kenikmatan sedikit saja sudah lupa ajalnya, apalagi diberikan kenikmatan yang banyak.

Sehubungan hal tersebut, mari kita muhasabah terhadap diri kita sendiri, sudah berapa umur kita, dan kapan ajal datang menjemput kita?. Apa saja yang harus kita persiapkan menjelang dan setelah ajal tiba?

Semoga bermanfaat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here