Ahmad Khoiron Kembali Pimpin MWC NU Kangkung

0
61

Kangkung, pcnukendal.com – Kiai M. Rofwan dan Ahmad Khoiron terpilih menjadi Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah pada Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung yang digelar Minggu (28/2) di Gedung MWC NU Kangkung.

Dalam proses pemilihan, Ahmad Khoiron yang merupakan petahana memperoleh 10 suara mengungguli kandidat lainnya H. Fatkon yang mendapatkan 6 suara dari 16 suara yang hadir.

Sedangkan pemilihan Rois Syuriyah, peserta konferensi menyepakati dilakukan melalui sistem Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) untuk menghasilkan kepemimpinan yang lebih baik di lingkungan NU Kangkung. Tabulasi Ahwa yang masuk mengerucut pada terpilihnya Kiai M. Rofwan sebagai Rois Syuriyah.

Ketua Tanfidziyah terpilih, Ahmad Khoiron berharap dapat mengemban amanat dengan lebih baik, keberadaan NU beserta kemanfaatannya bisa semakin dirasakan oleh masyarakat Kangkung khususnya.

“Dengan tetap mengedepankan misi NU di tengah-tengah masyarakar secara umum, yakni mempertahankan dan memasyarakatkan ajararan Islam Ahlussunah wal Jamaah An Nahdliyah di tengah-tengah masyarakat,” tulisnya kepada NU Kendal Online melalui pesan Whatsapp.

Disampaikannya pula, sebenarnya ia berharap ada kader lain yang bisa maju menggantikannya karena ia sudah menjabat selama dua periode. Namun karena PR NU memberikan amanat kepadanya maka ia wajib menerimanya.

“Dan yang lebih penting lagi bagi saya, sepanjang untuk kepentibgan NU, saya sebagai kader wajib menerima amanat dalam posisi apapun. Karena khidmah kepada NU bagi saya adalah sebagian ruang hidup saya. Mudah-mudahan Alloh membeikan jalan yang lapang dan kemudahan bagi saya untuk berkhidmah pada NU,” pungkasnya.

Permusyawaratan tertinggi MWC NU Kangkung ini mengusung tema “Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan”, dengan agenda utama penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus MWC NU Kangkung periode 2016-2021 dan pemilihan Rois Syuriah serta Ketua Tanfidziyah untuk periode 2021-2026.

Ketua Panitia Konferensi, H. Fatkon bersyukur acara dapat terlaksana meski sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai. “Semula akan dilaksanakan pada akhir Desember, baru terlaksana hari ini. Maka Konferensi kami laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta juga kami batasi hanya pengurus harian, Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Ranting, ketua lembaga dan Banom,” terangnya. (Muf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here